Friday, November 22, 2013
Smartphone Zopo ZP988
Vendor asal China bernama Zopo akhirnya benar-benar menjadi vendor pertama yang merilis smartphone dengan prosesor 8 otak sejati di dunia. Zopo meluncurkan ZP998, setelah sebelumnya Mediatek memperkenalkan chipset MT6592 yang digunakan di ZP998. Fitur-fitur lain yang disematkan di ponsel ini pun bukan main-main dan bisa dibandingkan dengan flagship Android dari vendor kelas atas, antara lain:
- Layar IPS 5,5 inci 1080p (401 ppi)
- Chipset octacore Cortex-A7 1,7GHz, GPU Mali-450MP4 700MHz
- RAM 2GB, storage 32GB, slot memori eksternal micro SD
- Ketebalan 9,1 mm
- standar kompresi HEVC/H 265 dan Google VP9
- kamera 14 megapiksel dengan bukaan f/2.0, kamera depan 5 megapiksel
- Baterai 2400 mAh
Meski menggunakan prosesor 8 inti yang dikembangkan Mediatek bersama AMD, namun performa superiornya baru akan terasa jika pengembang aplikasi mengambil keuntungan dari penggunaan 8 inti tersebut. Meski demikian, mengingat spek lainnya pun cukup menarik, kita tunggu saja performa sebenarnya. Sayang belum diketahui apakah Zopo akan melangkah ke dunia internasional atau tidak dengan ponsel 8 otak ini.
Saturday, November 16, 2013
Ponsel Android Hadir dengan Layar Bolak-balik
IONCASINO - Samsung tidak akan menjadi satu-satunya vendor di dunia yang menjual ponsel Android dengan dua layar. Perusahaan asal Rusia, Yota, dikabarkan tengah bersiap untuk merilis produk dengan spesifikasi tersebut.
Produk besutan Yota memiliki nama resmi YotaPhone. Produk yang satu ini mengusung desaincandybar, tidak jauh berbeda dari ponsel lain yang beredar belakangan ini.
Perbedaannya terletak dari sisi jumlah layar. YotaPhone memiliki layar LCD dengan bentang 4,3 inci di bagian depan dan layar e-ink di bagian belakangnya.
Sekadar informasi, layar e-ink juga bisa ditemui di perangkat e-book reader buatan Amazon, Kindle generasi awal. Layar ini memang hanya menampilkan warna hitam dan putih, tetapi mampu menghadirkan pengalaman layaknya membaca buku fisik.
Ide dari penggunaan dua layar pada YotaPhone sendiri seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (15/11/2013), adalah untuk menghemat baterai. Oleh karena itu, digunakanlah layar e-ink. Layar ini dikenal hanya membutuhkan sedikit daya listrik sehingga dapat menghemat baterai perangkat.
Pengguna dapat menggunakan layar LCD yang ada di bagian depan seperti layaknya ponsel Android pada umumnya. Namun, penggunaan layar LCD ini mengonsumsi baterai yang cukup besar.
Nah, untuk menghemat baterai, matikan saja layar LCD dan gunakan layar e-ink, meski hanya untuk beberapa fungsi dasar, seperti menerima notifikasi, membaca berita, atau membuka peta.
Spesifikasi hardware YotaPhone sendiri cukup tinggi, yaitu prosesor Krait 1,7 GHz dual-core, RAM 2 GB, memori penyimpanan internal 32 GB, kamera 13 megapiksel, dan baterai 1.800 mAh.
Perangkat ini berjalan di sistem operasi Android 4.2.2 Jelly Bean.
Saat ini, YotaPhone belum dirilis ke pasaran. Namun, Yota telah membuka layanan pemesanannya. Produk ini dikatakan sudah akan beredar di pasar mulai Desember 2013. Harganya sendiri masih belum diumumkan kepada publik.
Sumber : Kompas.com
Thursday, November 14, 2013
Motorola Merilis Moto G
IONCASINO - Di acara spesialnya hari ini, Motorola secara resmi mengumumkan Moto G, smartphone Android kelas menengah yang membawa fitur dan performa ala Moto X dengan harga yang lebih rendah. Inilah spek resmi dari Moto G :
- Layar 4,5 inci 1280x720 piksel dengan Gorilla Glass 3
- Snapdragon 400 quadcore 1,2GHz Cortex-A7, GPU Adreno 305
- RAM 1GB, storage 8/16GB
- Kamera 5 MP dengan LED flash dan perekaman video 720p, kamera depan 1,3MP
- Baterai 1950 mAh
- Android 4.3 Jelly Bean (akan ada update ke Android 4.4 KitKat di bulan Januari 2014)
Motorola mengklaim bahwa untuk tugas-tugas dasar seperti menjawab telepon atau melakukan panggilan, atau boot-up ponsel, Moto G lebih cepat daripada Galaxy S4 sekalipun. Kover belakangnya bisa diganti-ganti, Motorola mempersiapkan beberapa varian warna untuk kover belakang dengan warna hitam, putih, biru, pink, kuning, merah dan beberapa aksesoris case yang juga warna-warni.
Moto G hadir dengan harga cukup menarik, 179 dolar (Rp. 2,07 juta) untuk versi 8GB, dan 199 dolar (Rp. 2,3 juta) untuk versi 16GB. Hari ini ponsel tersebut diluncurkan di Brasil dan sebagian Uni-Eropa. Akan tersedia versi DualSim, Motorola merencanakan Moto G akan hadir di 30 negara di awal tahun 2014.
Monday, November 11, 2013
HTC One Dual SIM
IONCASINO - Ponsel HTC One menggunakan material berkualitas, baik layar, keluaran suara, hingga performa keseluruhannya juga mumpuni. HTC kembali merilis ulang ponsel HTC One yang identik namun dengan tambahan fitur dual SIM dan juga keberadaan slot memori microSD.
Jika dilihat baik HTC One dan HTC One dual sim benar-benar tidak memiliki perbedaan di tampilan luar dari material dan penempatan kamera, sensor, speaker dan lainnya 100% sama. Tapi jika benar-benar diukur HTC One dual sim memiliki ukuran dimensi dan bobot yang lebih besar. HTC One dual sim memiliki dimensi 137.8 x 69.3 x 10.4 mm dengan berat 156 gram (HTC One: 137.4 x 68.2 x 9.3 mm; 143 gram). Selain itu HTC One dual sim ini memiliki backdoor yang dapat dibuka untuk memasukkan kartu micro SIM dan kartu memori, tapi tetap baterai non-removable. Untuk spesifikasi layar FullHD juga sama persis tetap berkualitas dan memanjakan mata.
HTC One kini hadir lebih sempurna dan lebih perkasa dengan tambahan fitur dual sim dan juga kemampuan tambahan memori dengan tersedianya slot microSD. Dari segi desain HTC juga tidak ingin mengubah kemewahan yang ditawarkan HTC One original dan tetap menggunakan material metal yang premium. Untuk pasar dual sim sendiri sejauh pantauan kami di pasar Indonesia belum ada yang menawarkan di kelas atas, mentok hanya di kelas menengah saja. Oleh sebab itu HTC menjadi semacam pembuka kategori pasar yang baru dengan menawarkan ponsel flagship dengan fitur dual sim.
Spesifikasi Utama
Jika dilihat baik HTC One dan HTC One dual sim benar-benar tidak memiliki perbedaan di tampilan luar dari material dan penempatan kamera, sensor, speaker dan lainnya 100% sama. Tapi jika benar-benar diukur HTC One dual sim memiliki ukuran dimensi dan bobot yang lebih besar. HTC One dual sim memiliki dimensi 137.8 x 69.3 x 10.4 mm dengan berat 156 gram (HTC One: 137.4 x 68.2 x 9.3 mm; 143 gram). Selain itu HTC One dual sim ini memiliki backdoor yang dapat dibuka untuk memasukkan kartu micro SIM dan kartu memori, tapi tetap baterai non-removable. Untuk spesifikasi layar FullHD juga sama persis tetap berkualitas dan memanjakan mata.
HTC One kini hadir lebih sempurna dan lebih perkasa dengan tambahan fitur dual sim dan juga kemampuan tambahan memori dengan tersedianya slot microSD. Dari segi desain HTC juga tidak ingin mengubah kemewahan yang ditawarkan HTC One original dan tetap menggunakan material metal yang premium. Untuk pasar dual sim sendiri sejauh pantauan kami di pasar Indonesia belum ada yang menawarkan di kelas atas, mentok hanya di kelas menengah saja. Oleh sebab itu HTC menjadi semacam pembuka kategori pasar yang baru dengan menawarkan ponsel flagship dengan fitur dual sim.
Spesifikasi Utama
- SIM1: HSPA (900/2100 MHz) dan EVDO REV. A(800 MHz)
- SIM2: EDGE (900/1800/1900 MHz)
- Dual On Active CDMA + GSM/GSM + GSM
- Layar Super LCD3 4.7-inci (1920 x 1080p piksel) 468 ppi
- Prosesor quad-core 1.7 GHz Qualcomm Snapdragon 600
- GPU Adreno 320
- Kamera utama 4.1MP Ultrapixel autofokus, LED flash
- Kamera Depan 2.1MP
- Memori internal 32GB; 2GB RAM
- Android OS 4.2 JellyBean
- Baterai Lithium Polymer 2300 mAh non-removable
Saturday, November 9, 2013
Nokia Patenkan Baterai Fleksibel
IONCASINO - Ponsel fleksibel tak hanya membutuhkan display yang bisa ditekuk-tekuk, tetapi semua komponennya harus bersifat fleksibel, termasuk baterainya. tak mau kecolongan, Nokia mematenkan baterai seperti ini.
Samsung memang sudah punya baterai melengkung untuk gadget semacam Galaxy Round yang baru dirilisnya. Nokia, punya baterai yang tak hanya bisa dilengkungkan tetapi juga bisa dilipat sehingga lebih fleksibel.
Seperti dikutip dari Ubergizmo, Sabtu (8/11/2013), deksripsi paten Nokia menyebutkan, sel baterai terpisah sendiri dan ditempatkan di semacam pouch atau kantung yang bisa digulung dan dilipat.
Meski demikian, sel baterai tersebut tetap padat dan kokoh. Belum diketahui akan dibenamkan pada gadget apa baterai ini. Yang jelas, sifatnya yang fleksibel kemungkinan besar akan menguntungkan ketika dipakai di ponsel yang bisa ditekuk-tekuk atau wearable gadget seperti jam tangan pintar.
Nokia sendiri sebelumnya pernah memamerkan prototype ponsel layar fleksibel di ajang Nokia World 2011 di London. Sebagian navigasi di ponsel ini dapat dilakukan dengan cara menekuk-nekuknya.
Pengguna juga bisa menekuknya secara menyilang dengan memegang sisi kanan atas dan kiri bawah sebagai gerakan pengganti fungsi scrol ke atas dan bawah. Samsung dan LG pun kemudian punya layar fleksibel semacam ini. Keduanya bahkan sudah mulai memproduksinya secara massal.
Sumber : Detik.com
Samsung memang sudah punya baterai melengkung untuk gadget semacam Galaxy Round yang baru dirilisnya. Nokia, punya baterai yang tak hanya bisa dilengkungkan tetapi juga bisa dilipat sehingga lebih fleksibel.
Seperti dikutip dari Ubergizmo, Sabtu (8/11/2013), deksripsi paten Nokia menyebutkan, sel baterai terpisah sendiri dan ditempatkan di semacam pouch atau kantung yang bisa digulung dan dilipat.
Meski demikian, sel baterai tersebut tetap padat dan kokoh. Belum diketahui akan dibenamkan pada gadget apa baterai ini. Yang jelas, sifatnya yang fleksibel kemungkinan besar akan menguntungkan ketika dipakai di ponsel yang bisa ditekuk-tekuk atau wearable gadget seperti jam tangan pintar.
Nokia sendiri sebelumnya pernah memamerkan prototype ponsel layar fleksibel di ajang Nokia World 2011 di London. Sebagian navigasi di ponsel ini dapat dilakukan dengan cara menekuk-nekuknya.
Pengguna juga bisa menekuknya secara menyilang dengan memegang sisi kanan atas dan kiri bawah sebagai gerakan pengganti fungsi scrol ke atas dan bawah. Samsung dan LG pun kemudian punya layar fleksibel semacam ini. Keduanya bahkan sudah mulai memproduksinya secara massal.
Sumber : Detik.com
Thursday, November 7, 2013
Nikon DF Kamera DSLR Berpenampilan Klasik
IONCASINO - Nikon memperkenalkan sebuah DSLR baru yang bentuknya mengingkatkan pada kamera-kamera Nikon F dari era film. Namanya, Nikon Df. Kamera ini memadukan teknologi sensor digital full-frame (FX) dalam bodi berbentuk "klasik" dengan balutan material bertekstur kulit dan bahan logam berwarna silver.
Sebagaimana dilansir oleh The Verge, Nikon Df pun mengusung serangkaian kenop dan tombol kontrol mekanik ala kamera tempo dulu.
Kecepatan rana, misalnya, ditentukan lewat kenop di bagian atas kamera, begitu pula dengan tingkat ISO dan exposure compensation. Tak ketinggalan tombol shutter yang bisa dipasangi sekrup mechanical release.
Bukan hanya tampangnya saja yang lawas, Nikon Df pun sepenuhnya mendukung semua lensa SLR yang pernah dibuat Nikon, mulai seri AF-S yang terkini hingga lensa non-Ai buatan tahun 1959, ketika Nikon pertama kali memperkenalkan SLR "F-Series".
Nikon Df sanggup melakukan metering otomatis dengan lensa-lensa lawas tersebut tanpa harus melakukan indexing manual terlebih dahulu.
Adapun jeroan Nikon Df sepenuhnya menggunakan teknologi modern. Sensor FX 16 megapixel di kamera ini serupa dengan milik DSLR high-end seri D4 dari perusahaan yang sama. Rentang sensitivitasnya mulai dari ISO 100 hingga 12800.
Nikon Df menggunakan image processor EXPEED 3. Fitur lain termasuk layar LCD 921k, sistem AF 39-titik, metering 3D Matrik 2.016 pixel, kecepatan rana maksimum 1/4000 detik, dan burst rate 5,5 FPS.
Satu hal yang tak dimiliki Nikon Df adalah kemampuan merekam video. Kamera ini hanya sanggup mengambil gambar diam, mungkin karena alasan teknis atau memang menekankan fungsi fotografinya.
Tampang "jadul" Nikon Df harus ditebus dengan harga mahal. Df akan dijual seharga 2.999 dollar AS atau sekitar 34 juta rupiah untuk versi kit dengan lensa 50mm f/1.8G yang baru, dan 2.750 dollar AS atau sekitar 31,5 juta rupiah untuk versi body-only. Kamera ini rencananya bakal mulai tersedia pada akhir November 2013.
Sumber : Kompas.com
Sebagaimana dilansir oleh The Verge, Nikon Df pun mengusung serangkaian kenop dan tombol kontrol mekanik ala kamera tempo dulu.
Kecepatan rana, misalnya, ditentukan lewat kenop di bagian atas kamera, begitu pula dengan tingkat ISO dan exposure compensation. Tak ketinggalan tombol shutter yang bisa dipasangi sekrup mechanical release.
Bukan hanya tampangnya saja yang lawas, Nikon Df pun sepenuhnya mendukung semua lensa SLR yang pernah dibuat Nikon, mulai seri AF-S yang terkini hingga lensa non-Ai buatan tahun 1959, ketika Nikon pertama kali memperkenalkan SLR "F-Series".
Nikon Df sanggup melakukan metering otomatis dengan lensa-lensa lawas tersebut tanpa harus melakukan indexing manual terlebih dahulu.
Adapun jeroan Nikon Df sepenuhnya menggunakan teknologi modern. Sensor FX 16 megapixel di kamera ini serupa dengan milik DSLR high-end seri D4 dari perusahaan yang sama. Rentang sensitivitasnya mulai dari ISO 100 hingga 12800.
Nikon Df menggunakan image processor EXPEED 3. Fitur lain termasuk layar LCD 921k, sistem AF 39-titik, metering 3D Matrik 2.016 pixel, kecepatan rana maksimum 1/4000 detik, dan burst rate 5,5 FPS.
Satu hal yang tak dimiliki Nikon Df adalah kemampuan merekam video. Kamera ini hanya sanggup mengambil gambar diam, mungkin karena alasan teknis atau memang menekankan fungsi fotografinya.
Tampang "jadul" Nikon Df harus ditebus dengan harga mahal. Df akan dijual seharga 2.999 dollar AS atau sekitar 34 juta rupiah untuk versi kit dengan lensa 50mm f/1.8G yang baru, dan 2.750 dollar AS atau sekitar 31,5 juta rupiah untuk versi body-only. Kamera ini rencananya bakal mulai tersedia pada akhir November 2013.
Sumber : Kompas.com
Wednesday, November 6, 2013
Sony Merilis Xperia Z1 Dengan Harga Rp 8,5 juta
Menjelang akhir tahun, Sony merilis seri penerus Z, yaitu Xperia Z1. Sony menambahkan beberapa hal baru yang lebih keren. Salah satu contohnya, kamera 20,7 megapiksel, yang dijamin dapat membuat penggunanya dapat mengambil foto dan video lebih baik, dibandingkan seri pendahulunya.
Xperia Z1 menggunakan rangka dengan bahan dari aluminium, Sony sudah tidak menutup bagian port 3,5 mm, membiarkannya terbuka. Uniknya, meskipun terbuka, pada saat KompasTekno menyelupkannya ke dalam air, Xperia Z1 masih dapat berfungsi dengan baik. Namun, bagian lain seperti port microSIM dan microUSB masih ditutup rapat agar terlindung dari air dan debu.Sony menutup rapat setiap port yang ada di Xperia Z, termasuk port audio 3,4 mm, dengan tujuan melindungi bagian tersebut dari air.
Port audio 3,5mm yang terletak di bagian atas tidak ditutup oleh Sony
Panel belakang Xperia Z1 terbuat dari material kaca antipecah dan
antigores yang membuatnya tampak elegan. Sayangnya, material kaca
tersebut tampak tidak sekuat di Xperia Z. Ada antigores dibagian belakangnya.
Xperia Z1 didesain tahan air dan debu. Ia menyandang sertifikat IP58,
sebuah standar ketahanan internasional. Anda bisa mengajak ponsel ini
menyelam di kedalaman 1 meter selama 30 menit.
Namun, Anda tidak akan bisa mengoperasikan ponsel ini di bawah air. Meski menyala, layar tidak akan bereaksi apa-apa jika disentuh.
Namun, Anda tidak akan bisa mengoperasikan ponsel ini di bawah air. Meski menyala, layar tidak akan bereaksi apa-apa jika disentuh.
Xperia Z1 menggunakan bentang layar yang sama dengan Z1, yaitu 5 inci.
Resolusi yang didukungnya adalan Full HD 1080 p dengan tingkat kerapatan
441 pixel per inch.
Jenis panel layar Xperia Z1 adalah Triluminos yang didukung oleh teknologi X-Reality for Mobile. Mungkin, nama Triluminos sudah tidak begitu asing di telinga Anda. Ya, layar ini digunakan untuk beberapa seri TV layar datar milik Sony. Panel tersebut juga digunakan di Xperia Z Ultra.
Teknologi X-Reality sendiri digunakan untuk mempertajam gambar pada foto maupun video.
Dengan kombinasi di antara keduanya, Sony mengklaim bahwa panel layar ini mampu menghasilkan warna yang lebih banyak. Hal tersebut tersebukti, layar dari perangkat tersebut mampu memproduksi gambar dengan warna yang sangat kaya.
Berdasarkan pengalaman, layar Xperia Z1 memberi pengalaman kurang baik ketika dipandang dari sudut berbeda. Warna dan kecerahan terlihat bagus ketika mata Anda memandang lurus sejajar dengan layar. Nah, jika mata Anda bergeser sedikit ke atas-bawah atau samping kiri-kanan, kualitas warna dan kecerahan akan menurun.
Secara subyektif, layar Xperia Z1 bisa dikatakan sedikit lebih baik dibandingkan Xperia Z. Kontrasnya tinggi, menampilkan warna hitam dengan sangat pekat. Warna-warna pun cemerlang tanpa mengalami oversaturation seperti yang terjadi pada beberapa jenis layar AMOLED.
Menggunakan OS Android 4.2 keatas, menyediakan akses langsung ke aplikasi kamera dan bisa diimbuhi beberapa macam widget. Pilihannya cukup beragam, mencakup e-mail, kalender, dan Google Now.
Jenis panel layar Xperia Z1 adalah Triluminos yang didukung oleh teknologi X-Reality for Mobile. Mungkin, nama Triluminos sudah tidak begitu asing di telinga Anda. Ya, layar ini digunakan untuk beberapa seri TV layar datar milik Sony. Panel tersebut juga digunakan di Xperia Z Ultra.
Teknologi X-Reality sendiri digunakan untuk mempertajam gambar pada foto maupun video.
Dengan kombinasi di antara keduanya, Sony mengklaim bahwa panel layar ini mampu menghasilkan warna yang lebih banyak. Hal tersebut tersebukti, layar dari perangkat tersebut mampu memproduksi gambar dengan warna yang sangat kaya.
Berdasarkan pengalaman, layar Xperia Z1 memberi pengalaman kurang baik ketika dipandang dari sudut berbeda. Warna dan kecerahan terlihat bagus ketika mata Anda memandang lurus sejajar dengan layar. Nah, jika mata Anda bergeser sedikit ke atas-bawah atau samping kiri-kanan, kualitas warna dan kecerahan akan menurun.
Secara subyektif, layar Xperia Z1 bisa dikatakan sedikit lebih baik dibandingkan Xperia Z. Kontrasnya tinggi, menampilkan warna hitam dengan sangat pekat. Warna-warna pun cemerlang tanpa mengalami oversaturation seperti yang terjadi pada beberapa jenis layar AMOLED.
Menggunakan OS Android 4.2 keatas, menyediakan akses langsung ke aplikasi kamera dan bisa diimbuhi beberapa macam widget. Pilihannya cukup beragam, mencakup e-mail, kalender, dan Google Now.
Performa Xperia Z1 terasa gegas dan tak ada lag, karena ditopang oleh prosesor quad-core
Qualcomm Snapdragon MSM8974 Snapdragon 800 berkecepatan 2,2 GHz dan RAM
2 GB. Dua komponen inilah yang berperan besar menjamin kelancaran
navigasi. Demikian juga ketika eksekusi aplikasi dilakukan. Untuk
sekadar membuka tutup atau berpindah aplikasi sangatlah cepat.
Salah satu kelebihan produk ini ada di sisi baterai. Perangkat ini
menggunakan baterai yang sama dengan Xperia Z, yaitu 3.000 mAh. Baterai
tersebut dapat membuatnya bertahan satu hari penuh tanpa terhubung ke
charger.
Untuk memperpanjang umur baterai, Sony turut menyediakan sebuah mode yang dinamakan "Stamina Mode", di mana perangkat ini akan mematikan koneksi data dari jaringan seluler dan WiFi ketika ponsel dalam keadaan Sleep. Meski begitu, pengguna pun masih bisa menerima panggilan dan SMS, serta mendengar musik. Pengguna pun masih bisa mengatur aplikasi apa saja yang tetap dapat mengakses jaringan seluler dan WiFi ketika mode tersebut dinyalakan.
Untuk memperpanjang umur baterai, Sony turut menyediakan sebuah mode yang dinamakan "Stamina Mode", di mana perangkat ini akan mematikan koneksi data dari jaringan seluler dan WiFi ketika ponsel dalam keadaan Sleep. Meski begitu, pengguna pun masih bisa menerima panggilan dan SMS, serta mendengar musik. Pengguna pun masih bisa mengatur aplikasi apa saja yang tetap dapat mengakses jaringan seluler dan WiFi ketika mode tersebut dinyalakan.
Sony meng-update habis-habisan kamera di seri ponsel terbarunya
ini. Sony menyematkan sensor Exmor RS 1/2.3 inci, salah satu yang
terbesar di jajaran kamera ponsel. Resolusinya sebesar 20,7 megapiksel,
dilengkapi dengan lensa buatan Sony, G Lens f/2.0 dan chip proses gambar
BIONZ.
Secara default, kamera akan diatur pada resolusi gambar 8 megapiksel. Anda bisa mengubahnya menjadi 20,7 megapiksel di bagian Setting mode manual.
Secara default, kamera akan diatur pada resolusi gambar 8 megapiksel. Anda bisa mengubahnya menjadi 20,7 megapiksel di bagian Setting mode manual.
Spesifikasi Xperia Z1:
- Ukuran layar: 5 inci (1920x1080), kepadatan pixel 441ppi.
- Tipe layar: LCD TFT, dengan teknologi Triluminos
- Prosesor: Qualcomm Snapdragon 800, quad-core 2,2GHz. GPU Adreno 330
- RAM: 2GB
- Storage internal: 16GB
- Ekspansi storage: micro-SD hingga 64GB
- Dimensi fisik: 144 x 74 x 8,5 mm
- Bobot: 170 gram
- Konekt: GSM, HSDPA, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, DLNA, LTE , Bluetooth 4.0, NFC, micro-USB.
- Kamera: 20,7 megapixel, 2 megapixel (depan)
- Kapasitas baterai: 3000 mAh
- Pilihan warna: hitam
- Ukuran layar: 5 inci (1920x1080), kepadatan pixel 441ppi.
- Tipe layar: LCD TFT, dengan teknologi Triluminos
- Prosesor: Qualcomm Snapdragon 800, quad-core 2,2GHz. GPU Adreno 330
- RAM: 2GB
- Storage internal: 16GB
- Ekspansi storage: micro-SD hingga 64GB
- Dimensi fisik: 144 x 74 x 8,5 mm
- Bobot: 170 gram
- Konekt: GSM, HSDPA, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, DLNA, LTE , Bluetooth 4.0, NFC, micro-USB.
- Kamera: 20,7 megapixel, 2 megapixel (depan)
- Kapasitas baterai: 3000 mAh
- Pilihan warna: hitam
Sumber : Kompas.com
Subscribe to:
Posts (Atom)









