banner

Showing posts with label info kesehatan. Show all posts
Showing posts with label info kesehatan. Show all posts

Sunday, February 24, 2013

Bakteri Di Ponsel


Jangan terlalu bangga jika punya layar ponsel super lebar, mulus, dan bebas goresan. Alih-alih selalu digenggam dengan penuh hati-hati, ternyata smartphone yang kita gunakan menjadi tempat berkumpulkan bakteri.

Hal ini dibuktikan ketika seorang profesor di Universitas Surrey di Inggris Simon Park meminta seorang mahasiswa kelas Practical and Biomedical Bacteriology menaruh ponselnya di atas wadah petri yang biasanya menjadi tempat untuk meneliti pertumbuhan bakteri.


Setelah beberapa hari didiamkan, smartphone tersebut tidak hanya kotor, begitu dilihat lewat mikroskop tampak sekumpulan bakteri yang menjijikan.

"Temuan ini membuktikan bahwa sebuah ponsel tidak hanya mengingat nomor telepon, tetapi juga riwayat kontak pribadi dan fisik penggunanya, seperti kotoran dari tanah, dan sebagainya," ujar Park seperti dilansirCNet, Jumat (22/2/2013).

Dalam gambar yang diambil dari mikroskop, terlihat bahwa bakteri telah menyelimuti ponsel tersebut. Tentunya tidak terbayang efek buruk yang akan dikenakan pengguna ponsel tersebut.

"Kamu bisa sebagian besar ponsel di atas piring ini ditutupi oleh pertumbuhan bakteri yang disebut Bacillus Mycoides. Dari pola pertumbuhan bakteri ini, kita dapat ketahui bahwa pengguna baru saja melakukan kontak dengan tanah. Ya, setiap ponsel memang bisa bercerita," tambah Park. Jadi, sudah bebas bakterikahponsel kamu?

Wednesday, December 12, 2012

Pikiran Positif Adalah Sehat


Pikiran yang sehat tentunya akan memengaruhi kesehatan tubuh, begitu pula dan sebaliknya. Maka usahakan untuk selalu berpikir positif untuk meciptakan tubuh sehat.


Namun, bagaimana cara menciptakan pikiran sehat? Anda boleh mencoba memikirkan 10 hal di bawah ini:

1. Bersyukur atas segalanya, termasuk kesehatan. Maka itu, luangkan waktu setiap hari untuk   merawat tubuh, pikiran, dan jiwa.
2. Jangan menunda! Lakukan perubahan baik yang diinginkan sekarang juga.
3. Pikiran adalah sebuah benda. Maka, ciptakah pikiran yang baik untuk hidup yang baik pula.
4. Utarakan isi hati dengan sungguh-sungguh.
5. Kasih sayang adalah dasar dari segalanya. Pertama-tama sayangilah diri sendiri dan sebarkan ke sekitar kita.
6. Kita semua memiliki pilihan. Pilihlah apa yang terbaik untuk diri sendiri, tapi juga tak merugikan orang lain.
7. Bersenang-senanglah! Tersenyum, tertawa, bermain, rayakanlah sesuatu.
8. Menyumbang akan membuat kita menjadi pribadi murah hati dan mampu menyenangkan orang lain.
9. Buang jauh dan tinggalkan hal yang tidak perlu atau merugikan atau itu akan memperlambat kita.
10. Tampil! Jangan terus sembunyi, perlihatkan diri kepada orang lain

Tempe Dijual Di Jerman

Lain Jakarta - Lain padang, lain belalang. Semua bisa terbalik kalau membandingkan negeri sendiri dan negeri orang. Tempe boleh murah di Indonesia. Tapi di Jerman, harganya semahal daging ayam.

Di kota Berlin, Jerman, yang sangat multikultur, mencari makanan Asia bukan perkara sulit. Misalnya saja di kawasan Wedding, yang merupakan salah satu kantung daerah imigran yang didominasi berbagai bangsa di Asia.

Toko-toko Turki dan Asia lainnya menjual berbagai bahan makanan sehari-hari yang serupa dengan yang biasa para imigran kenal di kampung halamannya. Ini obat kangen untuk mereka.

Toko Vinh Loi di Seestrasse, adalah toko yang tiap hari ramai kedatangan pembeli. Mereka kebanyakan orang Asia yang mencari cabai keriting, bayam, sampai kacang panjang. Selain itu banyak juga orang Jerman yang gemar berburu makanan Asia.

Tempe pun dijual di toko milik orang Vietnam ini. Namun jangan bayangkan harga tempe semurah di Indonesia. Satu tempe ukuran batu bata 400gr dibandrol 1,79 Euro atau setara Rp 28.319. Harga tempe di Jerman juga nyaris sama dengan sekilo paha ayam yang dibandrol 1,99 Euro.

Wuih, tentu saja beda jauh dengan harga tempe di Indonesia. Namun kalau sudah kangen, tetap dibeli juga.

“Habis mau bagaimana lagi, kangen mau masak kering tempe,” kata Fitriani (27) mahasiswi Indonesia di Berlin.

Impor adalah salah satu faktor kenapa bahan makanan Asia harganya lebih mahal. 

Namun ternyata, tempe di Jerman tidak diimpor dari Indonesia. Jerman sudah membuat sendiri tempe mereka dengan nama yang sama: Tempe.

Tempe dibuat oleh perusahan lokal Jerman yaitu Natural Vegetarian Food b.v. Rupanya, hari ini bukan batik khas Indonesia saja yang sudah diproduksi oleh perusahaan tekstil lokal di Cina. 


Khasiat dan kandungan  gizi tempe berpotensi untuk digunakan melawan radikal bebas, sehingga dapat menghambat proses penuaan dan mencegah terjadinya penyakit degeneratif (aterosklerosis, jantung koroner, diabetes melitus, kanker, dan lain-lain). Selain itu tempe juga mengandung zat antibakteri penyebab diare, penurun kolesterol darah, pencegah penyakit jantung, hipertensi, dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya klik di sini

Thursday, October 11, 2012

Ignatius: Anas Urbaningrum Bisa Diambil KPK




JAKARTA - Anggota DPR dari Fraksi Demokrat, Ignatius Mulyono, menegaskan siapapun bisa diperiksa atau dijadikan tersangka oleh KPK termasuk Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum.
"Ya siapa saja karena hukum tidak pandang bulu," kata Ignatius di gedung DPR RI Jakarta, Kamis (11/10/2012). Ignatius ditanya pers soal pengusutan korupsi kompleks olahraga Hambalang Jawa Barat. Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum telah dimintai keterangan oleh KPK dalam kasus ini.
"Ya kalau menurut saya kita mendukung langkah-langkah KPK mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dan semua yang berhubungan dengan korupsi bisa diberantas," kata Ignatius.
Ignatius sebelumnya disebut-sebut terkait kasus ini yang ikut mengurus sertifikat penggunaan lahan untuk pembangunan Hambalang. "Saya cuma disuruh, buat menanyakan apakah sertifikatnya sudah beres atau belum karena kepala BPN tidak ada, maka saya telepon Sestama," kata Ignatius.
Dalam kasus ini, Mantan Bendahara Demokrat M Nazaruddin telah ditahan oleh KPK.
Menurut Ignatius, Nazaruddin dan Anas sangat dekat. "Dekat banget seperti rangkulan. Yang namanya bendahara sama ketua umum itu seperti apa sih?" kata dia. (Aco)